Lokasi / Beranda / Berita / Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan

Oleh sebab itu, ia getol menyeruakan perbaikan NU lewat pemilihan calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar nanti.
"Saya sebagai kader diminta menyuarakan ini dari banyak pihak ya, karena tidak ada ruang untuk menyampaikan," kata Cak Imin.
"Kesempatannya ada di saya, maka saya terus menyampaikan suara keinginan perubahan dan perbaikan PBNU melalui pergantian pengurus baru yang benar-benar di luar pengurus hari ini," imbuh dia.
Menurut Cak Imin, sosok-sosok yang berpotensi maju sebagai calon Ketua Umum PBNU sudah cukup banyak.
Mereka berasal dari berbagai provinsi dan dinilai memiliki kapasitas memimpin organisasi.
"Kalau dari sosoknya sudah ada. Banyak sekali tokoh-tokoh yang siap dan sanggup. Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, berbagai provinsi siap. Yang penting segera perubahan," katanya.
Meski demikian, Cak Imin menegaskan PKB tidak akan mencampuri proses pemilihan Ketua Umum PBNU.
Sebab, pemilihan merupakan urusan internal NU, sementara PKB hanya memberikan dukungan dari luar.
"Kita enggak boleh ikut-ikut, kita hanya support dari di luar saja. Silakan mereka internal PBNU," kata Cak Imin.
Sebelumnya — Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
Selanjutnya — Sering Self-Reward dengan Belanja Makeup? Hati-hati Impulsive Buying
Artikel Terkait
- Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
- TNI AD Tutup TKP Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Usai Kejadian
- 1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026
- Pertalite Eceran di Medan Tembus Rp 25.000 per Botol, Ini Kata Pertamina
- Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
- Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu
- Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
- Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
