Lokasi / Beranda / Teknologi / Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf , menyebutkan telah melapor ke Presiden Prabowo Subianto terkait biaya haji 2027 yang berpotensi naik. Menurut Gus Irfan, Prabowo memberi pesan supaya diusahakan tak membebani jemaah.
"Kami sudah sampaikan ke beliau tapi beliau hanya mengangguk saja, belum memberikan respons. Tapi, tetap beliau memberikan arahan kepada kita apa pun yang terjadi usahakan tidak membebani jemaah," kata Gus Irfan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa .
Gus Irfan menyinggung soal situasi global yang melemahnya kurs rupiah hingga meningkatnya harga minyak dunia. Kemenhaj disebut tengah mencari solusi supaya potensi naiknya biaya haji 2027 tak membebankan jemaah.
"Walaupun situasi tekanan global luar biasa baik dollar atau harga minyak yang berdampak langsung dengan penerbangan kita berupaya keras bahwa yang dibayarkan jemaah kita nanti tidak membebankan mereka," katanya.
Sebelumnya, Kemenhaj mengusulkan biaya penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun 2027 naik sekitar Rp 19 juta menjadi Rp 107 juta. Hal itu disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR.
"Usulan BPIH tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi sebesar Rp 107.340.172,02 per jemaah," kata Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam rapat di gedung DPR RI, Selasa .
"Atau mengalami kenaikan sebesar Rp 19.930.806,57," sambung Irfan.
Meski begitu, skema pembayaran telah disiapkan Kemenhaj untuk meringankan biaya yang harus dibayarkan jemaah. Yaitu 60% dibayar melalui nilai manfaat dan 40 persen biaya biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih sehingga biaya yang dibayarkan jemaah tidak terlalu berbeda dari tahun lalu.
Simak juga Video 'Kementerian Haji Usul BPIH 2027 Naik Jadi Rp 107 Juta':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
Selanjutnya — Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
Artikel Terkait
- Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
- Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas
- Cerita Wartini Sekolah di Usia 55 Tahun demi Menemani Sang Anak Meraih Mimpi
- Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
- 6,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
- Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional
- Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
- Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
