Lokasi / Beranda / Wisata / Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang

Polisi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Operasi digelar dalam rangka mencegah begal, pencurian, hingga tawuran.
"Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengendara secara humanis serta selektif," tulis keterangan Polsek Cikarang Pusat, Sabtu .
Operasi itu digelar pada dini hari tadi sekitar pukul 01.30-02.00 WIB. Personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut.
"Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran remaja, balap liar, dan berbagai gangguan Kamtibmas lainnya," bebernya.
Selain itu, petugas juga memantau aktivitas masyarakat pada malam hari. Petugas juga mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas.
"Dari hasil kegiatan, petugas tidak menemukan pelaku kejahatan jalanan, senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya," bebernya.
Polsek Cikarang Pusat menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Hal itu sebagai program dari Jaga Jakarta.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang
Selanjutnya — Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
Artikel Terkait
- Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
- Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat
- Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
- Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
- Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran
- Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia
- Aturan Emisi Diperketat, Truk Berat di Korsel Wajib Pangkas Polusi
- Yusril soal Tarif Rp 5 Juta untuk Lepas Status WNI: PNBP, Dipatuhi Saja
