Lokasi / Beranda / Kesehatan / Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa
Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa

CEO perusahaan charter yang mengoperasikan pesawat, Chris Townsley, mengatakan insiden ini disebabkan oleh penurunan tekanan kabin yang cepat dan tidak terduga.
Para pilot, yang berjumlah dua orang dan tidak membawa penumpang, kemudian mengenakan masker oksigen dan memilih membiarkan sistem Garmin Emergency Autoland tetap aktif.
“Sistem tersebut aktif secara otomatis ketika ketinggian kabin melewati batas aman, dan pilot memutuskan untuk mempertahankan sistem tersebut hingga pendaratan,” ujar Townsley dalam sebuah pernyataan.
Artinya, sistem ini diaktifkan secara sadar oleh pilot. Hal ini menepis rumor sebelumnya yang mengklaim bahwa pilot tidak sadarkan diri (incapacitated) ketika mengendalikan pesawat.
Status “incapacitated” tersebut diketahui berasal dari sistem suara komunikasi otomatis milik Garmin yang dikirimkan ke ATC, dan merupakan bagian dari prosedur komunikasi standar dalam kondisi darurat.
Sebelum mendarat darurat, pesawat diketahui terbang dari Bandara Aspen/Pitkin County menuju Colorado, AS.
Teknologi Garmin Emergency Autoland
Garmin menyatakan insiden ini merupakan penggunaan pertama sistem Autoland dari awal hingga akhir dalam keadaan darurat nyata.
Teknologi yang diperkenalkan sejak 2019 tersebut dirancang untuk mengambil alih penuh kendali pesawat dan melakukan pendaratan aman jika pilot tidak mampu mengendalikan pesawat.
Sistem Autoland menentukan bandara tujuan secara otomatis dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti panjang landasan, jarak, kondisi bahan bakar, serta parameter keselamatan lainnya.
Keberhasilan pendaratan ini dinilai sebagai tonggak penting dalam pengembangan otomasi penerbangan, sekaligus menunjukkan potensi teknologi untuk meningkatkan keselamatan di sektor aviasi umum, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Register.
Sebelumnya — Pemkab Flores Timur Siapkan 3 Ton Beras untuk Korban Bentrok 2 Desa di Adonara
Selanjutnya — Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
Artikel Terkait
- Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang
- Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
- Sebelum Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, Pengemudi CR-V Sempat Diklakson Rombongan
- Pilihan Motor Listrik Bekas per Juli 2026, Harga mulai Rp 4,5 Jutaan
- Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
- Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks, Khusus Pelajar SMA Negeri
- Diundang Menteri HAM ke Kantornya, Sumarsih: Saya Tidak Mau Percaya Mereka
- Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
