Lokasi / Beranda / Teknologi / Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?

Alasan pintu Museum Bahari tampak pendek
Terdampak penurunan tanah
Sekitar tahun 1900 hingga 1940-an, pintu masuk Museum Bahari masih sejajar dengan jalan di depannya.
Saat itu, tembok yang menghadap ke jalan menjulang sekitar tiga hingga empat meter sehingga pintu masuk tampak tinggi.
Bahkan, masih terdapat ruang yang cukup tinggi di bagian atas pintu sehingga orang bertubuh tinggi pada masa itu, termasuk bangsa Belanda, dapat melintas dengan leluasa.
Seiring berjalannya waktu, kawasan pesisir Jakarta mengalami penurunan tanah yang disertai banjir berulang.
Kata Firman, untuk mengurangi dampaknya, permukaan tanah di sekitar Museum Bahari kemudian ditinggikan hingga sekitar 120 sentimeter.
Akibat peninggian tersebut, elevasi jalan saat ini lebih tinggi dibandingkan lantai asli bangunan museum.
Oleh karena itu, pengunjung yang datang ke Museum Bahari harus menuruni anak tangga dari jalan raya sebelum memasuki area museum.
Dok. Wikimedia Commons/Haryo Sutanto Museum Bahari
Perbedaan elevasi inilah yang membuat pintu Museum Bahari tampak lebih pendek dibandingkan kondisi aslinya pada masa lalu.
Kendati demikian, struktur pintu dan bangunan tetap dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian bangunan cagar budaya peninggalan VOC di kawasan Sunda Kelapa.
Tiket masuk Museum Bahari
Bagi yang berencana datang ke Museum Bahari, simak harga tiket masuknya berikut ini:
Tiket masuk Museum Bahari (per orang)
Selasa-Jumat:
Dewasa: Rp 10.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orangSabtu-Minggu:
Dewasa: Rp 15.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orangTiket masuk Museum Bahari (Grup minimal 30 orang)
Selasa-Jumat:
Dewasa: Rp 7.500 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orangSabtu-Minggu:
Dewasa: Rp 11.250 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orangSebelumnya — Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Selanjutnya — Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
Artikel Terkait
- Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
- China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi
- ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya
- Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
- Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
- Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Lontarkan Material Pijar
- Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
