Lokasi / Beranda / Berita / Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya
Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya

Gatot Tri Wahyu Widodo , pria yang jenazahnya terkubur di pekarangan rumahnya di Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ternyata dibunuh oleh orang dekat. Pelakunya anak angkat, seorang perempuan berinisial DM , bersama laki-laki yang merupakan pacarnya.
Dilansir detikJatim, Jumat , Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, mengatakan kedua terduga pelaku ditangkap di Sidoarjo kurang dari 10 jam setelah pihaknya menerima laporan tentang dugaan pembunuhan Gatot.
"Iya . Diamankan di Sidoarjo," jawab Sukaca saat dimintai konfirmasi detikJatim.
Pihak kepolisian belum membeberkan identitas terduga pelaku pembunuhan ini. Namun, berdasarkan informasi yang telah dihimpun detikJatim, anak angkat korban merupakan seorang perempuan berinisial DM . Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, mengungkap anak angkat korban itu diduga mengajak pacarnya merencanakan pembunuhan terhadap Gatot. Motifnya adalah sakit hati karena korban kerap berlaku kasar kepada pelaku.
"Motifnya sakit hati. Korban agak kasar ke pelaku. Terus pelaku ngajak pacarnya," ungkap Suria.
Baca berita selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Heboh Emak-emak di Sampang Madura Tagih Utang ke Jenazah Sebelum Dikubur"
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
Selanjutnya — Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
Artikel Terkait
- 3 Pencuri Motor di Tangerang Ditangkap Berkat Pelacakan GPS
- Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
- Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS
- Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
- Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
- Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
- Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
- Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai
