Lokasi / Beranda / Hiburan / Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas
Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas

Sebuah pabrik sandal di Kampung Bayur, Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, terbakar. Seorang pegawai pabrik sempat mengalami sesak napas akibat peristiwa tersebut.
Berdasarkan video yang diterima, api terlihat sudah membakar bagian dalam pabrik. Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, sejumlah orang sempat berupaya memadamkan api secara mandiri.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 17.10 WIB. Hingga saat ini, petugas masih berupaya memadamkan api.
Sementara itu, asap hitam pekat membubung tinggi dan dapat terlihat jelas oleh warga di sekitar lokasi kejadian.
"Petugas yang dikerahkan sekitar 45 orang," kata Andia, Senin .
Andia membenarkan bahwa sempat ada pegawai pabrik yang mengalami sesak napas. Korban kini telah mendapatkan penanganan dari petugas PMI yang berada di lokasi.
"Iya, ada pegawainya yang panik," ujar Andia.
Menurut Andia, hingga saat ini belum ada laporan mengenai ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Lihat juga Video 'Kebakaran Hebat Melanda Gudang Logistik E-commerce Terbesar di Korsel':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
Selanjutnya — Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
Artikel Terkait
- Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
- Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
- Meski Jumlah Loyalis Berkurang, Pendukung Tetap Optimistis Sudewo Bebas dan Kembali Jadi Bupati Pati
- 2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
- Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru
- Punya Model Hybrid, Mitsubishi Tambah Target Penjualan XForce
- Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
- Trump Ancam Bredel Stasiun TV yang Tak Siarkan Pidatonya
