Lokasi / Beranda / Bisnis / Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang

Harga minyak dunia stabil meski Amerika Serikat (AS) dan Iran masih berperang.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (18/7/2026) harga minyak mentah Brent berjangka naik 0,08 persen, menjadi 84,30 dollar AS (Rp 1,51 juta, kurs Rp 17.921) per barrel pada pukul 06.32 GMT (13.30 WIB), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,2 persen, menjadi 79,11 dollar AS (Rp 1,4 juta) per barrel.
Meski stabil, potensi kenaikan harga minyak dunia tetap ada.
"Potensi ancaman Laut Merah menjadi titik gangguan pasokan utama lainnya semakin memperumit prospek minyak global," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
Saat ini, AS dan Iran masih saling serang.
Serangan AS sasar pasokan air Iran
Serangan udara AS hari ini menyasar pasokan air ke desa-desa Iran Selatan.
"AS telah membom jembatan dan infrastruktur energi dalam serangan malam ketujuh berturut-turut terhadap Iran. Para pejabat di Hormuzgan mengatakan satu serangan memutus pasokan air ke beberapa kota," lapor Al Jazeera.
Iran telah merespons dengan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.
Teheran menyatakan, serangan AS memperlambat proses negosiasi damai. Bagi AS, serangan ke Iran disebut melindungi lalu lintas maritim.
Selat Hormuz
Para pejabat Iran mengatakan jika berbagai serangan yang diarahkan ke mereka bisa saja meluas ke wilayah lain.
"Saya menduga Amerika Serikat telah memasukkan target-target ini dalam daftar mereka. Presiden Trump telah kembali menemui Laksamana Cooper dan berkata, 'Apa lagi yang perlu kita serang?'" jelas seorang pejabat Teheran yang tak mau disebutkan namanya dikutip dari Iran International, Sabtu.
Di antara lokasi yang diserang adalah menara pengawasan maritim di Chabahar. Iran menggambarkannya sebagai fasilitas yang memantau pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS di Timur Tengah, US CENTCOM mengatakan jika mereka akan terus melancarkan serangan untuk mendorong Iran kembali ke meja perundingan.
Sebelumnya — Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
Selanjutnya — [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
Artikel Terkait
- Tak Cuma Himpun Dana, Buyback Kini Jadi Kunci Crowdfunding
- Lebih dari 500 Huntap Dibangun di Padang Pascagalodo, Jumlah Terbanyak di Sumbar
- Polisi Cek TKP Kasus Anjing Husky yang Viral Dibacok di Bekasi
- Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
- Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
- Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
- Panas Membara, Italia Umumkan Status Merah di 15 kota
- Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor
