Lokasi / Beranda / Otomotif / Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG
Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5 terjadi di Wanokaka, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur . Gempa ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Berdasarkan keterangan BMKG, Minggu , gempa terjadi pada pukul 20.20.25 WIB. Gempa ada pada kedalaman 36 kilometer.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,79° LS, 119,39° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 2 km Tenggara Wanokaka, Nusa Tenggara Timur. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto.
Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Kota Waibakul dan Kota Tambolaka. Skala IV MMI ini artinya pada siang hari gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
Gempa dirasakan pada skala III MMI di Kota Waingapu dan Kota Labuan Bajo, yang mana getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ," jelasnya.
Wijayanto mengatakan bahwa hingga pukul 20.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Warga diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi," jelsnya.
Sebelumnya — Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
Selanjutnya — [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
Artikel Terkait
- Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
- Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
- KPK Kehilangan Kata "Berani" dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
- Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya
- Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
- Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
- Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
