Lokasi / Beranda / Pendidikan / Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?
Ingin Bangun 30 Pabrik E10, Prabowo: India dan Brasil Saja Bisa, Masa Indonesia Enggak?

"Menuju E10. Jadi nanti bensin bisa dicampur dengan 10 persen etanol. Tapi tadi para petugas mengatakan kita bisa sampai E20," ujar dia.
Prabowo optimistis Indonesia bisa memiliki pabrik-pabrik tersebut.
Sebab, ia mencontohkan, India sudah berhasil membuat E20, bahkan Brasil membuat E100.
"India sudah E20. Brazil sudah E100. Masa Indonesia enggak bisa? Indonesia bisa kan? Bisa?" ucap Prabowo
"Bisa," dijawab para jajarannya di lokasi acara.
Prabowo lalu membanggakan kesuksesan Indonesia terkait ketahanan energi.
Dia menyampaikan soal dimulainya proses pembangunan proyek LNG Abadi Masela yang sempat mangkrak 28 tahun.
Selain itu, Prabowo juga bangga karena Indonesia berhasil membuat B50 sendiri.
"Kita berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50. Kita sekarang menghasilkan solar dari kelapa sawit," kata dia.
Ia menyebutkan, berkat adanya B50, Indonesia sudah tidak perlu mengimpor solar dari luar negeri.
"Lebih baik uang itu beredar di Indonesia, dinikmati oleh petani-petani sawit di seluruh Indonesia," kata Prabowo.
Sebelumnya — 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
Selanjutnya — Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
Artikel Terkait
- Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun
- Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
- Jaga Sinergitas, Anggota Polsek-polsek di Bogor Kunjungi Koramil
- 5 Trik Membuat Es Kopi Rumahan Lebih Enak, Tak Perlu Mesin Espresso
- Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
- Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
- Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun
- John Herdman Sanjung Performa dan Kedewasaan Mitchell Baker
