Lokasi / Beranda / Kesehatan / Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal Yandri Susanto menargetkan pengelolaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih mampu mendongkrak kesejahteraan warga. Koperasi ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi desa.
Yandri menyampaikan program KDKMP merupakan wujud nyata penjabaran 12 Aksi Bangun Desa yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menggunakan dana desa yang dikelola secara profesional.
"Dana desa ini kalau kita kelola dengan baik menjadi Koperasi Desa Merah Putih, dimana hasilnya nanti sekurang-kurangnya 20% pendapatan dari koperasi itu akan menjadi Pendapatan Asli Desa, dan 80% akan kembali ke rakyat desa," ungkap Yandri saat menghadiri Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis .
Kementerian Desa berkomitmen menyukseskan program ini demi mewujudkan visi Indonesia Emas. Yandri optimistis desa-desa akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar bagi republik ini.
"Maka ini pepatah mengatakan, Indonesia tidak akan pernah bersinar dengan satu obor di Monas, tapi Indonesia akan menyala dengan lilin-lilin kecil yang ada di desa-desa," tegasnya.
Gagasan pengembalian manfaat 80 persen ke rakyat tersebut selaras dengan pandangan pakar akademisi yang turut hadir, yakni Wakil Rektor III Universitas Indonesia Prof. Dr. Hamdi Muluk, M. Si. Hamdi menilai semangat koperasi sejatinya adalah untuk merawat kerukunan dan ekonomi keluarga.
"Semangat bangsa kita ini sebenarnya apa? Semangat kita itu adalah masyarakat yang rukun, kesejahteraan bersama," ujar Hamdi dalam pemaparannya.
Hamdi menekankan, agar kesejahteraan itu terwujud, KDKMP harus beroperasi layaknya entitas bisnis profesional yang sepenuhnya dimiliki dan bermanfaat bagi warga, bukan segelintir elite.
Di sisi lain, Yandri memastikan kehadiran KDKMP tidak akan mematikan usaha warga yang sudah ada. KDKMP justru akan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa seperti BUMDes, UMKM, dan warung-warung kecil.
"Tidak akan ada saling meniadakan dan saling menjatuhkan. Kita akan atur sedemikian rupa, kita saling menguatkan satu sama lain," tutup Yandri.
Sebelumnya — BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
Selanjutnya — Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
Artikel Terkait
- Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
- Gaspol! Hari Ini: Adi Prayitno Menerawang Lawan Prabowo di 2029
- Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
- International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
- 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
- Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
- Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini 21 Juli, Simak Lokasi dan Jadwalnya
- 4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
