Lokasi / Beranda / Berita / Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel

Target Komplotan Maling
Bambang mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap dua terduga pelaku berinisial AM (32) dan DS (27), diketahui bahwa keduanya memilih motor mahasiswa yang tidak menggunakan pengamanan tambahan.
Kedua terduga pelaku sebelumnya ditangkap Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur pada Senin (13/7/2026).
Penangkapan dilakukan setelah polisi menganalisis rekaman CCTV terkait laporan pencurian sepeda motor di depan Wisma Muslimah, Jalan Legoso Raya, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur.
Saat diamankan, polisi menemukan kunci letter T beserta mata kuncinya yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian.
Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih yang digunakan oleh terduga pelaku.
Polisi Ingatkan Pengamanan Tambahan
Kasus tersebut menjadi pengingat bagi pemilik kendaraan, terutama mahasiswa yang kerap meninggalkan motor dalam waktu lama saat beraktivitas.
Polisi mengimbau masyarakat tidak hanya mengandalkan kunci bawaan kendaraan saat memarkir sepeda motor.
Penggunaan kunci pengaman tambahan dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko kendaraan menjadi sasaran pencurian.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Ciputat Timur untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Keduanya dijerat dengan Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas lima tahun.
Sebelumnya — Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara
Selanjutnya — Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang
Artikel Terkait
- Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS 18 Juli 2026 di Bank Mandiri, BCA, dan BNI
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
- WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
- DJP Sebut Pajak Marketplace Tak Bikin Harga Barang Naik, Ini Penjelasannya
- Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
- Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
- 2 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang
- KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji
