Lokasi / Beranda / Bisnis / Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya telah mendapat respons dari pihak keluarga. Pihak keluarga akan ke Indonesia dalam waktu dekat.
"Kita tahu dari Konjen Bali bahwa keluarganya sudah terinfo dan akan ke Indonesia," ucap dia.
Tata ulang Pulau Kelor
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A Rasyid mengatakan, berbagai pihak sudah berkonsolidasi untuk memeriksa legalitas pelaku usaha yang terkait dengan peristiwa tersebut.
"Berdasarkan informasi sementara yang sudah masuk ke saya, usaha kemarin yang terlibat dalam proses transportasi ataupun mobilisasi ataupun kegiatan berwisata di sana itu sudah mematuhi izin," kata Petrus.
Antisipasi lain yang dilakukan, lanjut dia, adalah rencana penataan ulang kawasan wisata Pulau Kelor. Penataannya berkaitan dengan infrastruktur dan sarana-prasarana yang masih minim di kawasan tersebut.
"Sebenarnya jauh sebelum kejadian ini, pemerintah kabupaten juga sudah merespons berbagai masukan dari masyarakat terkait dengan penataan ulang destinasi Pulau Kelor," beber Petrus.
Sebelumnya — Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
Selanjutnya — Kredit New Toyota Hilux Listrik, Cicilan Mulai Rp 22 Juta per Bulan
Artikel Terkait
- Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
- PP 30/2026: Unduh Data Perusahaan Kena Tarif Rp 500.000, Paket 100 Perusahaan Rp 5 Juta
- Piala Presiden 2026: Sarana Adaptasi Persib Bandung Jelang ACL 2
- 4 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
- The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?
- Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
- Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
