Lokasi / Beranda / Otomotif / Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel

Pemilik mobil sedan BMW tak bertuan yang terparkir di Jalan Layang Non Tol Antasari, Jakarta Selatan, masih jadi misteri. Polisi mempersilakan pemilik mengambilnya di Mapolres Metro Jakarta Selatan.
"Kalau ada yang mau ambil di Polres silakan saja," kata Kasat Lantas Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto saat dihubungi, Senin .
Saat ditemukan, tidak ada pelat nomor pada mobil itu. Kondisinya saat ditemukan terkunci dan berdebu.
"Pas diderek nggak ada , bisa nanti berikutnya kalau nggak ada yang ambil," ujarnya.
Kronologi Penemuan
Mobil berkelir hijau tersebut ditemukan pada Minggu . Keberadaan BMW itu dilaporkan oleh pengendara yang melintas hingga dilaporkan kepada pihak berwajib.
"Itu ada yang laporan ganggu, terus dilaporkan ke Dishub. Terus diderek diamankan ke kantor polisi. Waktu derek didampingi polisi," kata Kompol Mujiyanto.
Proses penderekan dilakukan pada Minggu malam. Belum diketahui pasti berapa lama BMW itu 'nangkring' di atas JLNT Antasari.
" sehari atau dua hari. Tapi saya nggak tahu persisnya karena itu ngunci mobilnya, jadi dereknya harus pakai roda ada di Dishub," ujarnya.
Sebelumnya — Kasus Asusila Anak Meningkat di Madura, Khofifah Minta Sekolah Batasi Penggunaan "Gadget"
Selanjutnya — Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
Artikel Terkait
- Dedi Mulyadi Harap Tunggakan DBH Rp 1,2 T untuk Jabar Segera Direalisasikan Pusat: Dibayarkan atau Tidak
- Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
- Brimob Polda Metro Tangkap 3 Pelaku Begal dan 3 Orang Bawa Narkoba di Jakut
- Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa
- Ketua Komisi III DPR Dengar Info Ada Bunker Lain di Kasus Febrie Adriansyah
- Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi
- Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
- Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil
