Lokasi / Beranda / Olahraga / Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya
Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya

Meski salah satu halte ditutup sementara, Ayu memastikan seluruh layanan Transjakarta tetap beroperasi normal.
Menurut dia, penyesuaian layanan tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur transportasi publik yang terintegrasi sekaligus menjaga keselamatan pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
Dampak Proyek MRT Jakarta Fase 2A
Penutupan sementara Halte Kebon Sirih bukan kali pertama dilakukan akibat pekerjaan proyek MRT Jakarta Fase 2A.
Sebelumnya, Halte Kebon Sirih arah Blok M juga sempat ditutup sementara pada 15-18 Mei 2026 karena terdampak aktivitas konstruksi proyek yang sama.
Sebagai informasi, MRT Jakarta Fase 2 membentang dari Bundaran HI hingga Ancol Barat dengan panjang jalur sekitar 11,8 kilometer.
Proyek tersebut merupakan kelanjutan dari MRT Jakarta Fase 1 yang telah beroperasi sejak 2019 dan menghubungkan Lebak Bulus dengan Bundaran HI.
Setelah Fase 2 rampung, koridor MRT utara-selatan akan memiliki panjang sekitar 27,8 kilometer.
Jalur tersebut akan menghubungkan Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Kota dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Sebelumnya — Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
Selanjutnya — Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
Artikel Terkait
- Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
- Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
- Waka MPR Tegaskan Butuh Langkah Nyata Atasi Kesehatan Mental Anak
- Trump Ngamuk Asap Kebakaran Hutan Kanada Sampai ke AS, Ancam Kenakan Tarif
- Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
- Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang
- Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan
- Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa
