Lokasi / Beranda / Hiburan / Polda Metro Apresiasi Loyalitas Tanpa Batas Purnawirawan Polri
Polda Metro Apresiasi Loyalitas Tanpa Batas Purnawirawan Polri

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono menyematkan tanda penghargaan Satyalancana Tridharma Karya Bakti 10 Tahun dan Tanda Penghargaan Tridharma kepada 25 pengurus Persatuan Purnawirawan Polri Daerah Metro Jaya. Penghargaan diberikan oleh Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.
Kegiatan berlangsung di Balai Tetap Setia, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu . Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para penerima dalam menjalankan tugas dan pengabdian setelah memasuki masa purnabakti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kayanma Polda Metro Jaya, Plt Dirbinmas Polda Metro Jaya, serta jajaran pengurus PP Polri Daerah Metro Jaya. Dalam kesempatan itu, Dekananto membacakan sambutan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
"Berbagai capaian Polri saat ini merupakan hasil dari fondasi kuat yang telah dibangun selama masa pengabdian para senior," kata dia.
Penghargaan tersebut merupakan salah satu bentuk penghormatan institusi kesetiaan, loyalitas, serta dedikasi yang terus dijaga. Meski, mereka telah memasuki masa purnatugas.
Menurut dia, anggota Polri aktif perlu terus belajar tentang keteladanan dari mereka. Kemitraan antara Polda Metro Jaya dan PP Polri Daerah Metro Jaya diharapkan makin memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
"Semoga penghargaan ini menjadi penguat dan penambah semangat dalam menjalani masa purnabakti, tetap aktif berkarya, serta terus menjadi teladan bagi generasi penerus. Semoga Polri semakin dipercaya, dicintai masyarakat, dan semakin kuat mengemban amanah dengan ditopang doa, teladan, serta restu para senior," ucapnya.
Sementara itu, Ketua PP Polri Daerah Metro Jaya Irjen Pol Mudji Waluyo menyebutkan pemberian penghargaan menjadi bukti organisasi tidak pernah melupakan jasa dan pengabdian anggotanya. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghormati para pendahulu.
Menurut dia, purnawirawan Polri harus tetap menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga persatuan, memberikan kontribusi sosial, serta memelihara nama baik Polri. Dia mengatakan semangat pengabdian tidak berakhir saat memasuki masa pensiun.
"Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara bukan sekadar slogan, melainkan janji kehidupan. Seragam memang telah dilepaskan, pangkat dan jabatan telah ditinggalkan, tetapi semangat menjaga bangsa tidak pernah pensiun. Yang pensiun hanyalah administrasi kedinasan, sedangkan jiwa pengabdian tidak pernah pensiun," katanya.
Selanjutnya, Koordinator Dewan Penasihat PP Polri Daerah Metro Jaya Jenderal Polisi Timur Pradopo menyebutkan penghargaan itu bertujuan menghormati dedikasi anggota serta membangun budaya apresiasi dan memotivasi para purnawirawan agar tetap aktif berkarya.
"Penghargaan ini juga diharapkan dapat memperkuat soliditas dan rasa memiliki terhadap PP Polri, sehingga para purnawirawan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan institusi," pungkasnya.
Lihat juga Video: Prabowo Beri Pangkat Kehormatan ke 3 Purnawirawan Polri: Sidarto Danusubroto-Ruki
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
Selanjutnya — Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa
Artikel Terkait
- Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
- Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
- Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian
- Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
- Pembongkaran JPO Selesai, Kini Jalan Tendean Jaksel Dibuka 2 Arah
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
- Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
- Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
